Posted by: yunisaputro | January 26, 2011

Dilematika Pemanasan Global

BUMI INI SEMAKIN PANAS………..!!!

Seperti lagu yang sempat dipopulerkan oleh penyanyi dangdut Veti Verra, kini nampaknya telah menjadi satu kenyataan hidup makhluk Tuhan. Ya, isu pemanasan global, atau yang dalam bahasa Inggrisnya dikenal sebagai Global Warming, kini telah menjadi bahan perbincangan yang tidak ada habisnya. setiap sudut dunia seakan telah paham betul dengan konsep terjadinya pemanasan global ini.

Sebab A hingga sebab Z telah diungkapkan oleh berbagai pihak, sebagai penyebabnya. namun pada dasarnya, penentuan sebab utama dataupun sebab yang mendominasi terjadinya pemanasan global ini tidak bisa hanya berupa spekulasi semata.diperlukan kerjasama yang solid dan valid antara negara-negara dunia. kerjasama internasional ini dimaksudkan untuk meneliti hal apa yang sekiranya telah menambah percepatan pemanasan global.

dari berbagai isu yang beredar, efek rumah kaca-lah yang disebut-sebut sebagai faktor utama. maksudnya adalah ada satu konsep penyerapan radiasi gas-gas alam.  efek rumah kaca erat kaitannya dengan industri yang telah berkembang pesat. di satu pihak negar dituntut untuk mampu menyelenggarakan industri negaranya supaya tetap dapat bertahan dalam era persaingan ketat dunia. namun di pihak lain, industri juga merupakan pengymbang faktor percepatan pemanasan global. asap-asap industri yang keluar dari cerobong pabrik serta limbah-limbah lainnya dapat meningkatkan gas-gas berbahaya. karbondioksida yang berlebih disinyalir akan mengganggu keseimbangan atmosfer bumi. disinilah karbon dioksida tersebut menyerap begitu banyak sinar-sinar matahari, yang mana tidak semua sinar tersebut dapat dipantulkan. adapun sinar yang tidak dapat dipantulkan secara sempurna adala sinar infra merah. banyaknya radisi sinar infra merah dapat meningkatkan suhu bumi diatas suhu normalnya.

setelah mengetahui buah simalakama dari kasus ini, apa yang bisa kita perbuat??? akankah kita menekan pertumbuhan industri yang tidak dapat terlepas dari gas karbon dan polutannya???

ataukah kita hanya berdiam menunggu kehancuran bumi akibat lelehan es yang dipanggang oleh suhu bumi itu sendiri???

mulailah dari diri sendiri dan hal-hal keseharian. misalnya saja kita meminimalkan penggunaan tas plastik, spray parfume, mengolah limbah sehingga mengecilkan intensitas zat berbahaya yang dikandungnya, polutan kendaraan, dan sebagainya. Mari lakukan perubahan untuk perbaikan. bumi selama ini telah memberikan harta yang melimpah pada kehidupan kita. sekaranglah saatnya kita memberi kepada bumi. memberi dengan cara melestarikannya.

KALAU BUKAN KITA, SIAPA LAGI????


Responses

  1. yah, lagi-lagi pemanasan global.,
    untuk mbk yuni sendiri sydah action belum untuk beraksi akan adanya pemanasan global? ataukah hanya menenyerukan saja kepada dunia tentang fenomena pemanasan global??? hehhe

  2. Mari kita kurangi penggunakan alat-alat maupun bahan-bahan yang dapat menimbulkan pemanasan global.

  3. setuju mb,,harus kita mulai dari sendiri dan mulai dari hal-hal kecil untuk melakukan perubahan dan perbaikan….

  4. sebaiknya kita gunakan sepeda untuk mengurangi pemanasan global….
    dan juga jangan pake AC di kos… wkkwkwkwkk…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: